Arduino Uno menyediakan 20 pin I/O, yang terdiri dari 6 pin input analog dan 14 pin digital input/output. Untuk 6 pin analog sendiri bisa juga difungsikan sebagai output digital jika diperlukan output digital tambahan selain 14 pin yang sudah tersedia. Untuk mengubah pin analog menjadi digital cukup mengubah konfigurasi pin pada program. Dalam board kita bisa lihat pin digital diberi keterangan 0-13, jadi untuk menggunakan pin analog menjadi output digital, pin analog yang pada keterangan board 0-5 kita ubah menjadi pin 14-19. dengan kata lain pin analog 0-5 berfungsi juga sebagi pin output digital 14-19.

IC (Integrated Circuit) pada Arduino uno menggunakan Atmega168/328p, kaki-kaki pada IC terhubung dengan pin, dan komponen lainnya, untuk jelasnya, kalian dapat melihat di

https://www.Arduino.cc/en/Hacking/PinMapping168 atau melihat gambar di bawah :

pin-atmega168.png (118 KB)

Pin Digital

Sinyal pin digital baik itu yang di terima atau yang dikirim bernilai biner yang berarti 0 dan 1 atau Hign dan Low, contoh penggunaanya untuk mengendalikan modul-modul seperti LED, relay, dan lain-lain. Setiap 14 Pin digital pada board Arduino Uno bisa di gunakan secara umum untuk input/output menggunakan perintah pinMode(), digitalRead(), dan digitalWrite(). Input/output dioperasikan pada 5 volt. Setiap pin dapat menghasilkan atau menerima maximum 40 mA dan memiliki internal pull-up resistor (disconnected oleh default) 20-50K Ohm yang dapat di fungsikan untuk on dan off (high dan low)  menggunakan digitalWrite(). Beberapa pin lainnya memiliki fungsi tambahan sebagai berikut :

  • Serial : pin 0 (RX) dan pin 1 (TX). Digunakan untuk menerima (RX) dan mengirim (TX) TTL data serial. Pin ini terhubung pada pin yang koresponding dari USB  ke TTL chip serial. biasanya digunakana untuk modul gps, Bluetooth wifi modul dan banyak lagi lainnya.
  • Interupt eksternal : pin 2 dan 3. Pin ini dapat dikonfigurasikan untuk trigger sebuah interap pada low value, rising atau falling edge, atau perubahan nilai.
  • PWM : pin 3, 5, 6, 9, 10, dan 11. Mendukung 8-bit output PWM dengan fungsi analogWrite().
  • SPI : pin 10 (SS), pin 11 (MOSI), pin 12 (MISO), pin 13 (SCK). Pin ini mensuport komunikasi SPI, yang mana masih mendukung hardware, yang tidak termasuk pada bahasa Arduino.
  • LED : pin 13. Ini adalah dibuat untuk koneksi LED ke digital pin 13. Ketika pin bernilai HIGH, LED hidup, ketika pin LOW, LED mati.

Pin Analog

Sinyal pin analog bersifat kontinyu,yaitu sinyal 0 dan 1 yang di sesuaikan, misalnya untuk pembacaan sensor kelembapan atau temperature, untuk pembacaan nilai sensor tersebut secara berkala. Arduino Uno memiliki 6 input analog, berlabel A0 sampai A5, yang masing-masing menyediakan resolusi 10 bit (yaitu 1024 nilai yang berbeda). Secara default mereka mengukur dari ground sampai 5 volt. pin input analog mendukung konversi analog-ke-digital (ADC) 10-bit menggunakan fungsi analogRead ().

Pin Power

  • VIN. Tegangan masukan untuk board Arduino apabila tidak sedang menggunakan USB. Misalnya dari adaptor. Anda juga dapat menyuplai tegangan Arduino pada jack DC yang tersedia. jika memasok tegangan melalui soket daya, akseslah melalui pin ini  Perhatikan bahwa papan yang berbeda menerima rentang voltase input yang berbeda
  • 5V. Tegangan yang diregulasi. Ini bisa berasal dari tegangan masukan di pin VIN atau juga dari USB 
  • 3V3. Tegangan sebesar 3.3 volt yang dihasilkan dari chip FTDI (USB to TTL). Jumlah arus maksimum pada pin ini adalah 50 mA.
  • GND. Pin Ground
  • IOREF –  Pin ini penyedia referensi tengangan agar mikrokontroler beroperasi dengan baik. Memilih sumber daya yang tepat atau mengaktifkan penerjemah tegangan pada output untuk bekerja dengan 5V atau 3.3V.

Pin lainya

  • AREF: Tegangan untuk input analog. Digunakan oleh fungsi analogReference().
  • Reset: Apabila pin ini diberi keadaan LOW, pin ini akan mereset mikrokontroler. biasanya pada suatu kondisi project Arduino, board Arduino tidak bisa di reset kerna terhalang, maka di perlukan button eksternal tambahan untuk meresert, melalui pin ini. 
  • TWI: pin A4 atau pin SDA dan  A5 atau pin SCL. Support TWI communication menggunakan Wire library. Inilah pin sepasang lainnya di board UNO

Demikian tutorial Pengenalan Menu Tampilan Software Arduino IDE. Jika ada pertanyaan, jangan ragu untuk bertanya di kolom komentar. Terima Kasih :)