Untuk Referensi board Arduino kalian dapat melihatnya di https://www.Arduino.cc/en/reference/board , berikut tampilan board Arduino Uno :

Arduino-Uno.jpg (57 KB)

Untuk lebih sederhana saya akan menjelaskan board Arduino Uno dengan layout yang sudah di berikan warna, secara umum layout board Arduino seperti berikut :

arduino_board.png (63 KB)

1.png (3 KB)  (orange) Pin Analog reference (Aref), berfungsi  untuk mengatur tegangan referensi eksternal (antar 0 dan 5 Volts).

2.png (3 KB)  (hijau terang) Pin GND, berfungsi sebagai pin digital ground.

3.png (3 KB)  (Hijau) Pin digital 2-13, berfungsi sebagai pin digital Input/Output, Pin-pin ini dapat di konfigurasikan sebagai pin digital input untuk membaca nilai logika (0 atau 1) biasanya digunakan sebagai pin digital output untuk mengendalikan modul-modul seperti LED, relay, dan lain-lain. Khusus untuk 6 buah pin 3, 5, 6, 9, 10 dan 11, dapat juga berfungsi sebagai pin analog output dimana tegangan output-nya dapat diatur. Nilai sebuah pin output analog dapat diprogram antara 0 – 255, yang mewakili nilai tegangan 0 - 5V.

4.png (3 KB)  (Hijau gelap) Pin 0 dan 1, pin 0 (RX) menerima dan pin 1 (TX) mengirim, pin yang bertanggung jawab untuk komunikasi serial, pin ini tidak bisa di gunakan untuk pin digital I/O (digitalRead dan digitalWrite), jika kamu ingin digunakan untuk pin serial komunikasi (misalnya : Serial.begin). TX led akan berkedip dengan kecepatan yang berbeda saat mengirim data serial. Kecepatan kedip tergantung pada baud rate yang digunakan oleh papan Arduino. RX berkedip selama menerima proses.

5.png (3 KB)  (Biru Gelap) Tombol Reset, berfungsi untuk mereset program dari board, sehingga program akan mulai beroperasi dari awal kembali.

6.png (3 KB)  (Biru kehijauan) In-circuit Serial Programmer (ICSP), digunakan untuk memprogram sebuah mikrokontroller seperti Atmega328 menggunakan jalur USB Atmega16U2 atau secara langsung. Umumnya pengguna Arduino tidak melakukan ini, sehingga ICSP tidak terlalu dipakai walaupun disediakan.

7.png (3 KB)  (Biru terang) Pin Analog A0-A5, Berfungsi untuk membaca nilai analog dengan nilai hasil konversi berkisar dari 0 hingga 1023, yang mewakili nilai tegangan 0 - 5V. Pin-pin ini dapat membaca tegangan dan sinyal yang dihasilkan oleh sensor analog seperti sensor kelembaban atau temperature.

8.png (3 KB)  (Orange) power, Berfungsi sebagai Power Supply output volt, 3,3V dan 5V, dan ada juga pin Vin (9V) yang dapat digunakan untuk memberi daya ke papan Arduino dari sumber daya eksternal.

9.png (3 KB)  Orange terang) Ground. Berfungsi  untuk menghubungkan ground rangkaian.

10.png (3 KB)  (Merah muda) eksternal power supply atau biasa di sebut barrel jack, berfungsi sebagai port power  board dengan besar tegangan yg di rekomendasikan (7-12V DC) dan arus 2A.

11.png (3 KB)  (Ungu) Sambungan SV1, berfungsi untuk memilih sumber daya Board Arduino, apakah menggunakan USB atau sumber eksternal, untuk versi terakhir fungsi ini tidak digunakan lagi karena pemilihan power sudah di lakukan secara otomatis.

12.png (3 KB)  (Kuning) USB, berfungsi untuk meng upload sketch ke Board Arduino sebagai komunikasi  antara Board dan Komputer, bisa juga sebagai power board Arduino.

Q1 – Kristal (quartz crystal oscillator) komponen ini menghasilkan detak-detak (frekuensi) yang dikirim kepada microcontroller agar melakukan sebuah operasi untuk setiap detak-nya. Kristal ini dipilih yang berdetak 16 juta kali per detik (16MHz). Crystal oscillator membantu Arduino dalam hal yang berhubungan dengan waktu.

IC 1 – Microcontroller Atmega Komponen utama dari papan Arduino, di dalamnya terdapat CPU, ROM dan RAM. Untuk Arduino Uno menggunakan ATmega328. Kita dapat menganggapnya sebagai otak dari papan Arduino. IC (integrated circuit) pada board Arduino berbeda dengan satu dengan yang lainnya.